Rencana Strategis

photo

DASAR PEMIKIRAN


Perkembangan masyarakat dunia dengan cepat sebagai konsekuensi globalisasi mengakibatkan dunia berubah dengan cepat dan membuat batas batas negara menjadi absurd. Negara bergerak menjadi satu dengan batas batas yang yang secara fisik tampak tetapi secara secara budaya , ekonomi dan social seakan akan tanpa batas.Hal ini bisa dilihat dengan bergabungnya negara negara dalam satu zona atau kawasan menjadi menjadi satu kesatuan secara ekonomi.

Indonesia sebagai bagian dari Negara Asean ikut serta dalam perubahan perubahan yang terjadi di kawasan tersebut. Hal ini dibuktikan dengan kesediaan Indonesia untuk bergabung dalam Masyarakat Ekonomi Asean ( MEA ) .Salah satu kesepakatan tersebut adalah adanya transfer tenaga kerja antar Negara Asean yang membuat pasar tenaga kerja semakin kompetitif antar Negara dalam kawasan tersebut .Untuk menjawab tantagan tersebut diperlukan tenaga kerja yang trampil dan tersertifikasi yang diakui secara global. LSP sebagai lembaga yang mendapat kewenangan dari BNSP untuk melakukan sertifikasi menjadi andalan untuk menyiapkan tenaga kerja yang trampil dan tersertifikasi dengan baik. Selain itu juga dalam menghadapi tantangan industri 4.0 dimana era otomatisasi dan interkonektivitas sedang ada pada puncaknya. Profesi-profesi baru mulai bermunculan seiring dengan hilangnya pekerjaan – pekerjaan digantikan oleh teknologi machine learning, kecerdasan buatan, IOT dll.


PERMASALAHAN


Permasalahan yang terjadi di LSP TEKNOLOGI DIGITAL yang menghambat baik dalam persiapan dan proses sertifikasi adalah sebagai berikut :

  1. Sumber daya manusia pengelola LSP yang profesional di bidangnya
  2. Penyelenggaraan sertifikasi profesi/kompetensi bidang teknologi informasi yang kredibel dan berintegritas dalam menciptakan sumber daya manusia unggul. Rumitnya administrasi dan sulitnya menjual jasa sertifikasi kepada masyarakat
  3. Program kerja dan pengelolaan lembaga yang sulit diakses oleh masyarakat dan pemangku kepentingan. Orientasi pengembangan LSP tidak menunjang visi, misi dan tujuan luhur terhadap keberpihakan dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten
  4. Cepatnya perkembangan teknologi sehingga Skema sertifikasi masih belum menggunakan standar kompetensi terkini yang sudah di tetapkan oleh pemerintah atau spesifik pada kebutuhan industri terbarukan
  5. Sulitnya memperoleh pengakuan dari masyarakat pengguna jasa sertifikasi untuk menjadi Lembaga Sertifikasi Profesi percontohan


TUJUAN PENYUSUNAN RENSTRA


Penyusunan rencana strategis LSP TEKNOLOGI DIGITAL bertujuan untuk mewujudkan visi dan misi LSP TEKNOLOGI DIGITAL Menjadi lembaga sertifikasi profesi bidang teknologi informasi yang professional, kredibel, akuntable dan terkini dalam pengembangan dan perlindungan sumber daya manusia di Indonesia.